Kenapa menggunakan Green Screen atau Blue Screen Saat Pengambilan Video ?

207 views

Penggunaan green screen atau blue screen pada saat syuting di studio bertujuan untuk mempermudah pengeditan gambar background pada video tersebut. Bukan hanya video tapi film juga banyak yang menggunakan green screen. Ada beberapa keuntungan menggunakan green screen saat syuting yaitu menghemat biaya, mempercepat proses syuting dan mudah dalam pengeditannya.

Alasan penggunaan layar hijau atau green screen

Penjelasannya sebagai berikut :

#1. Menghemat biaya saat syuting

Bila mungkin pembuatan film ingin dilakukan secara real dan berada dilokasi yang sesungguhnya misalkan syuting di depan Menara Eifel Paris. Kita harus beli tiket dulu untuk ke Paris lalu menginap di hotel terus biaya makan lagi. Kalau di Indonesia bisalah kita makan di warteg atau marung makan pinggir jalan kalau di Paris Prancis apa ada ? Mungkin ada sih. Tapi kebanyakan makan di Resto yang tentunya membutuhkan biaya besar untuk kesana jika hanya untuk berfoto atau membuat video pendek

#2. Mempercepat proses syuting

Poin nomor 2 ini ada kaitannya dengan poin no 1. Misalnya anda pergi ke lokasi tujuan syuting yang berada jauh tentunya akan memperlambat waktu syuting. Coba saja gunakan green screen, di studio saja anda bisa melakukan syuting yang nantinya bisa di edit background green screennya jadi di depan Menara Eiffel.

#3. Mudah dalam proses pengeditiannya

Metode green screen adalah cara termudah untuk proses pengeditan. Berdasarkan pengalaman saya ketika belajar syuting dan pengeditan, dengan menggunakan metode green screen itu lebih mudah dan murah. Karena hanya dibutuhkan aplikasi Adobe Premiere untuk melakukan pengeditannya.

Apa alasan menggunakan layar warna hijau (Green Screen) atau layar warna biru ( Blue Screen ) dan bisakah menggunakan warna lain ?

Alasan dari penggunaan layar warna hijau dan warna biru sebagai background itu ada 3 secara umum, yaitu :

#1. Warna hijau dan warna biru tidak terdapat pada pigmen kulit manusia

Warna kulit manusia itu tersusun dari pigmen-pigmen. Pigmen itu ada sel warna kulit didalamnya terdapat berbagaimacam warna kecuali warna hijau dan warna biru. Bila menggunakan screen atau layar selain yang berwarna hijau dan biru maka ketika pengeditan background, objek yaitu manusia itu akan terlihat transparant pada bagian tangan, wajah dan lainnya. Contohnya saja bila menggunakan background warna merah dan yang menjadi aktor memiliki kulit berwarna sawo matang. Hasil pengeditannya akan transparan pada bagian tubuh yang kelihatan kulitnya.

#2. Warna hijau menyerap cahaya bukan memantulkan cahaya

Pencahayaan yang cukup itu dibutuhkan ketika proses syuting agar hasil perekaman itu maksimal. Pemilihan background yang tepat tentunya juga berpengaruh. Penggunaan warna hijau saat syuting mampu menyerap cahaya sedangkan warna lain itu memantulkan cahaya. Bila cahaya di pantulkan lagi pada kamera maka objek akan terlihat gelap namun sebaliknya. Bila cahaya diserap oleh background maka objek akan terlihat lebih terang atau bisa dibilang bersih.

#3. Umum digunakan

Penggunaan green screen dan blue screen secara umum juga menjadi alasan kenapa saat ini banyak yang menggunakannya metode ini ketika syuting.

Itulah materi kuliah pada pertemuan saat ini dalam mata kuliah Audio Video Editing. Selamat belajar dan sukses selalu ya.

AUdio Video Editing Croma Key Edit Video Green Screen Kunci Kroma Layar Hijau Syuting

author
Indra Sugiarto adalah seorang penulis online dan internet marketer yang suka blogging, bermain PC games, bermain Playstation, dan membaca komik dan tidak lupa juga dengan hobinya yang suka nonton Anime. Dia adalah CEO dari web IndraSugiarto.com, mungkin usianya masih muda tapi apalah arti sebuah usia. Saat ini, ia ingin meneruskan studinya ke sebuah Universitas Negeri di Provinsi Riau atau ingin mendaftar sebagai Mahasiswa baru setelah 2 tahun menganggur di rumah.
No related post!

Leave a reply