Cerpen Inspirasi Hidup : ” Antara Mawar dan Tulip ” – Karya : NeAn

163 views

Ini adalah cerpen kiriman seseorang yang sangat istimewa bagi saya. Cerpennya bagus dan menyentuh. Baik, langsung saja buat kamu yang ingin baca dipersilahkan ๐Ÿ˜€

Suatu ketika seorang suami berkata kepada istrinya โ€œ dek, mas ingin kasi kamu bunga, kira- kira kamu sukanya bunga apa ya?? โ€. sang istri pun menjawab โ€œ kalau aku sukanya mawar merah. Yaaa cukup setangkai mawar merah..tapi yang saaaangat merah.โ€ โ€œKalau boleh tau, kenapa kamu suka nya mawar merah ??โ€ Tanya sang suami . โ€œyaaa.. suka aja ngeliat warnanya yang begitu cantik.โ€ Ooo.. begitu yaa..

Keesokan harinya, sang istri menagih janji sang suami, yakni memberikan setangkai bunga mawar. Namun ternyata sang suami malah memberikan selembar foto bergambarkan bunga tulip di dalamnya. Betapa kecewanya sang istri,karena tidak mendapatkan bunga yang yang telah diharapkan. Ia pun protes kepada suaminya โ€œ mas, katanya mau kasi adek bunga, tapi kenapa malah kasi adek fotonya aja?? Mana bunga tulip lagi, kan adek sukanya bunga mawar.โ€

bunga tulip cantik

Sang suami pun menjawab sambil tersenyum kepada istrinya โ€œ dek..inget ga kemaren mas bilang apa??โ€ โ€œMas mau kasi adek bungaโ€ jawabnya. โ€œTrus??โ€ โ€œtrus mas tanya adek sukanya bunga apa.โ€ โ€œ Nah, itu tau.โ€ Kata sang suami dengan senyum simpulnya. โ€œmaksudnya???โ€ Tanya sang istri dengan rasa penasaran. โ€œ dek.. Mas memang ingin kasi kamu bunga, tapi adakah mas bilang kapan akan memberikan bunga tersebut padamu?? Engga kan?? Kamunya saja yang kurang sabaran dan meminta keesokan harinya. Karena mas belum siap dan takut kamu kecewa,maka dari itu mas berikan fotonya terlebih dahulu.โ€ Jelas sang suami. โ€œ jadi maksudnya mas ingin memberikan bunga tulip kepadaku?โ€ Tanya istrinya. โ€œIya dek, rencananya mas ingin mengajak kamu jalan-jalan ke Belanda minggu depan, melihat hamparan bunga tulip beraneka warna.

Di sana kamu bisa menikmati keindahan bunga tulip secara langsung, dan memetiknya sebanyak yang kamu inginkan, karena di sana sedang berlangsung festival bunga tulip.โ€ Jawab sang suami. โ€œ waaaaah.. senangnyaaa.. trus udah tau gitu kenapa mas malah tanya adek sukanya bunga apa??di kasi juga enggaโ€ Tanya istrinya lagi. โ€œDek.. kan mas cuma nanya, ingin tau bunga apa yang disukai oleh istri mas yang bawel ini.ga ada salahnya kan??? lagian mas takut jika tanganmu tertusuk duri bunga mawar,maka dari itu mas tidak memberikannya padamu.kamu kan cengeng dek.. hehehehe..โ€ Jelas sang suami sambil mencubit gemas pipi istrinya. โ€œ hadeeeuh, dasar si masโ€.

Secara implisit, cerita di atas mengandung hikmah bahwa segala sesuatu yang kita inginkan, sukai, dan yang terbaik menurut kita, belum tentu yang terbaik menurut Allah Swt. Ketika sang istri menginginkan mawar, menganggap mawar adalah yang terbaik, namun sang suami malah memberikan foto bunga tulip.

Tentu saja hal ini membuat sang istri kecewa pada awalnya, namun ketika ia bersabar menunggu penjelasan suaminya, tak disangka ia bukan hanya bakal mendapat setangkai bunga, tapi justru taman bunga yang akan dinikmatinya. Begitu juga dengan hidup ini, Allah menanyakan apa yang kita inginkan, Dia menyuruh kita meminta kepada-Nya melalui doa. Lalu kita pun meminta kepada-Nya secara mendikte, seolah-olah kita tau apa yang terbaik untuk kita. Namun, ternyata Allah berkehendak lain, dan justru memberikan apa yang tidak kita harapkan dan sangka sebelumnya.

Kita seringkali tidak sabar, dan menyalahkan ketentuan Allah tersebut, dan bahkan tak jarang kita selalu mengatakan bahwa Allah itu tidak adil, buat apa berdoa, jika akhirnya ketentuan Allah lah yang akan kita dapatkan. Padahal jika kita bersabar dan menerimanya dengan kelapangan hati, justru yang Allah berikan itu jauh lebih baik daripada yang kita inginkan. Allah menyuruh kita berdoa agar kita selangkah lebih dekat pada-Nya. Allah rindu akan rintihan, keluhan, dan untaian keinginan hamba-Nya. Karena Allah Maha tau apa yang dibutuhkan oleh hamba-Nya. Seringkali kita menyadari hal tersebut ketika kita telah berada di dalam proses atau bahkan di bagian akhir.

So, bersabarlah ketika yang kita dapatkan tak sesuai dengan dengan harapan.Yakinlah bahwa semua itu akan indah pada waktunya. Kita hanya bisa berencana, tapi tetaplah keputusan berada di tangan Allah Swt. Percayalah bahwa Allah sebaik-baik pemegang keputusan.

Wassalam..

NeAn

author
Indra Sugiarto adalah seorang penulis online dan internet marketer yang suka blogging, bermain PC games, bermain Playstation, dan membaca komik dan tidak lupa juga dengan hobinya yang suka nonton Anime. Dia adalah CEO dari web IndraSugiarto.com, mungkin usianya masih muda tapi apalah arti sebuah usia. Saat ini, ia ingin meneruskan studinya ke sebuah Universitas Negeri di Provinsi Riau atau ingin mendaftar sebagai Mahasiswa baru setelah 2 tahun menganggur di rumah.

Related Post

Leave a reply